Surah Ali Imran Ayat 190

Assalamualaikum semua. Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin. 

Yuk semangat belajarnya^^

Bismillahirrahmanirrahim..


Surah Ali Imran Ayat 190

1. Lafadz dan terjemahan Surah Ali Imran Ayat 190

 

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

Artinya:

            "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal." (QS. Ali Imran [3]: 190

2. Kandungan Surah Ali Imran Ayat 190

    Surah Ali Imrân ayat 190, Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan kalimat "Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi". Maksudnya, pada ketinggian dan keluasan langit, kerendahan bumi dan kepadatannya, serta tanda-tanda kekuasaan Nya yang terdapat pada ciptaan-Nya yang dapat dijangkau indra manusia di langit dan bumi, baik berupa bintang-bintang, komet, daratan, lautan, pegunungan, tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, binatang-binatang, barang-barang tambang, berbagai macam warna, maupun aneka ragam makanan dan aroma. "Dan silih bergantinya malam dan siang". yaitu siih berganti, susul-menyusul, panjang pendeknya malam dan siang."Terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal", maksudnva terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi mereka yang mempunyai akal yang sempurna dan bersih. Berakal dalam hal ini sama dengan berpikir kritis. 

    Berpikir kritis diperlukan agar seseorang paham kebenaran hakiki terutama dalam mengamati hal-hal luar biasa dari ciptaan-ciptaan Allah Swt.. Dengan menggunakan akal untuk berpikir kritis, diharapkan seseorang lebih mengenal Allah dan mampu menjadi pribadi yang unggul dalam segala hal.

    Dalam ayat ini, Allah Swt. mengajak manusia untuk memikirkan dan merenungi langit dan bumi tentang kejadiannya, hal-hal yang menakjubkan di dalamnya, seperti bintang-bintang, bulan, dan matahari serta peredarannya, laut, gunung-gunung, pohon-pohon. buah-buahan, ataupun binatang-binatang.

    Maksud merenungi ayat-ayat Allah ialah melihat, merenungi manfaatnya, sehingga menghasilkan keyakinan yang mendalam bahwa hanya Allah Azza wa Jalla satu-satunya Dzat yang menciptakan semua itu. Dialah satu-satunya ilah (sesembahan) yang berhak untuk disembah. Dialah satu-satunya ilah yang berhak ditakuti dan ditaati. Hanya Dia yang kita jadikan sebagai petunjuk dan bukti keagungan dan kekuasaan-Nya. Dia tidak menciptakan semua itu dengan sia-sia.

    Merenungi ayat-ayat Allah akan menumbuhkan rasa keagungan terhadap-Nya dalam hati, kecintaan yang mendalam kepada-Nya, serta mengukuhkan keimanan kepada-Nya. Sebaliknya, jika kita meninggalkan ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta'ala hati akan menjadi keras, mata menjadi buta terhadap petunjuk dan kebenaran sehingga seakan tidak ada bedanya dengan binatang ternak yang hidup di muka bumi lalu mati menjadi tanah.

    Dengan demikian, alangkah baiknya jika setiap waktu diisi dengan berzikir kepada-Nya serta memikirkan keajaiban-keajaiban yang terdapat dalam ciptaan-Nya yang menggambarkan kesempurnaan-Nya. Penciptaan langit dan bumi serta pergantian siang dan malam merupakan masalah yang sangat rumit dan kompleks, yang terus-menerus menjadi lahan penelitian manusia, sejak awal lahirnya peradaban. Jadi, berpikir kritis yang dimaksud adalah memikirkan dan melakukan tadabbur semua Allah Swt sehingga sadar betapa Allah Swt. adalah Pencipta Yang Maha Agung.


Tetap semangat! Semoga bermanfaat^^

Comments